Eks Politisi Partai Demokrat yang kini menjabat Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI), Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan terkait pelajar yang turun dalam aksi demonstrasi Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) adalah pelajar yang peduli terhadap perkembangan bangsa dan perlu dirangsang.

Ferdinand Hutahaean mengatakan, apa yang dikatakan Anies Baswedan tidak elok sebagai seorang Gubernur. “Maaf Nies, jika ini benar Anda bicara seperti ini, betapa bodohnya ternyata Anda. Hanya nasibmu yang sedang bagus jadi Gubernur dan pernah jadi Menteri meski dipecat,” Ujar Ferdinand di akun twitternya, Kamis (15/10/2020).

Ferdinand mengatakan, para pelajar yang mengikuti demonstrasi tolak UU Ciptaker, hanya sekedar ikut-ikutan, namun mereka tidak memahami Omnibus Law itu sendiri. “Pelajar itu tak mengerti apa yang didemo, mereka hanya ikut-ikutan. Kamu saja ga paham UU Ciptaker apalagi anak sekolah,” ujar Ferdinand.

Lebih jauh, mantan kader Partai Demokrat ini mengatakan, kepala daerah harus tunduk pada kebijakan nasional. Otonomi daerah memberikan kebebasan daerah bukan untuk menantang kebijakan pusat.

“Seorang kepala daerah, kewajibannya mengamankan kebijakan nasional, bukan pura-pura jadi sok pahlawan atas sekelompok kecil rakyat demi kepentingan elektoral politik. Otonomi memberimu kedaulatan mengatur daerah, bukan menentang kebijakan pemerintah pusat. Paham!” ucap Ferdinand Hutahaean menggurui.

Merasa tidak terima dengan apa yang dicuitkan Ferdinand Hutahaean, Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar memberikan pembelaan pada Anies Baswedan.

“Saya sangat tersinggung pernyataan Ferdinand sebut Anies bodoh. Kalau Anies bodoh berarti mayoritas penduduk DKI pilih Gub bodoh,” tulisnya di akun Twitternya, Jumat (16/10/2020).

Guru besar bidang sosiologi itu menyebut Anies Baswedan merupakan orang cerdas dengan gelar pendidikan hingga jenjang doktoral.

“Pendidikan Anies UGM, gelar master, Ph.D di AS, pemimpin mahasiswa, rektor termuda. Coba bercermin, anda siapa, sekolah dimana, karir apa,” tandas Musni Umar.